Lombok Timur — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hubaidi, SH., MH., mewakili Wakil Gubernur NTB menghadiri acara Tasyakuran Akbar Tahfizul Qur’an Wal Hadits NW Teko, yang berlangsung di Yayasan Mu’assasah Alwathoniyyah Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Wal Hadits NW Teko, Kabupaten Lombok Timur, Ahad (25/1/2026).
Acara tersebut diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Mu’assasah Alwathoniyyah, Ustadz Muhammad Faidul Akbar, S.S., M.Ag., dan dilanjutkan sambutan Plt. Kepala Biro Kesra Setda NTB selaku perwakilan Wakil Gubernur NTB. Dalam sambutannya, Dr. Hubaidi menyampaikan permohonan maaf Wakil Gubernur NTB yang tidak dapat hadir secara langsung karena harus mendampingi tamu dari luar daerah dalam rangka pertemuan ulama yang berlangsung di kawasan Mandalika hingga larut malam.
Meski demikian, Dr. Hubaidi menegaskan bahwa kehadiran para ulama dan tokoh agama dalam majelis tersebut merupakan hal yang sangat utama dan membawa keberkahan bagi jamaah. Pada kesempatan itu, Plt. Kepala Biro Kesra juga meresmikan empat lembaga, yakni Yayasan Mu’assasah Annadliyyah Alwathoniyyah Lombok Timur, LKSA Yasnawa Teko, TPQ Yasnawa Teko, serta Majlis Birrul Walidain Yasnawa.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Baznas NTB, Dr. TGH. L. Muhyi Abidin, MA. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbaiki kualitas shalat dan meningkatkan ibadah sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menghormati orang-orang saleh dan para wali Allah, serta menjaga adab agar tidak menyakiti hati mereka.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausyiah oleh Dr. TGH. M. Khairi, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk membiasakan membaca shalawat, menjaga adab dan perilaku melalui pengendalian hati, telinga, dan mata, serta mengamalkan nasihat para ulama terdahulu. Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim sebagai bagian dari ajaran Islam.
Rangkaian kegiatan tasyakuran turut diisi dengan pembacaan kalam Ilahi, shalawat dan hadrah, serta ditutup dengan doa. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, santri, serta jamaah dari berbagai wilayah di Lombok Timur.
