Empat satuan pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK di Kabupaten Sumbawa Barat, yakni TK Mulya Taliwang , SDN Sapugara, SMPN 1 Taliwang dan SMAN 1 Jereweh mewakili KSB dalam Lomba Sekolah/Madrash Sehat (LSS) Tingkat Provinsi. Rombongan tim penilai LSS Tingkat Provinsi terdiri dari unsur Biro Kesra Setda Prov.NTB, Bappeda Prov.NTB, Dikbud Prov.NTB, Dinas Kesehatan Prov.NTB dan Kanwil Kementerian Agama Prov.NTB.
Peninjauan dan penilaian dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Tim Penilai, untuk hari pertama peninjauan dan penilaian dilaksanakan di TK Mulya Taliwang dan SMPN 1 Taliwang, dilanjutkan dengan peninjauan dan penilaian SDN Sapugara dan SMAN 1 Jereweh pada hari kedua. Peninjauan lapangan dimaksudkan untuk mengecek kesesuaian dokumen yang telah dikirim sebelumya dengan realita di lapangan. Jika terdapat komponen penilaian yang belum lengkap, Tim Penilai akan memberikan saran kepada pihak sekolah untuk ditindaklanjuti.
Pada rangkaian acara penerimaan di TK Mulya Taliwang. Tim Penilai diterima oleh Bupati KSB yang diwakili Sekretaris Dispora KSB bersama unsur TP UKS/M Kabupaten dan Kecamatan Taliwang. Senin (05/08).
Pada kesempatan tersebut Sekretaris Dispora KSB Firmansyah, S.Pd. mengatakan dalam mewujudkan sekolah sehat, selain peran aktif dari pihak sekolah tentu juga didukung oleh berbagai unsur lain yang terkait seperti Tim Pembina UKS Kabupaten dan Kecamatan. Lebih jelas disampaikan, bahwa kebersihan sekolah itu tidak hanya dilakukan pada saat mengikuti lomba saja, tapi dilaksanakan setiap harinya untuk dijadikan kebiasaan dalam upaya menanamkan karakter hidup bersih dan sehat kepada masyarakat sekolah.
Camat Brang Rea selaku Pembina TP UKS/M Kecamatan, akan mendukung terlaksananya Program Trias UKS di satuan Pendidikan yang ada di wilayah Brang Rea. Khususnya untuk SDN Sapugara, TP UKS Kecamtan akan memfasiltiasi secara maksimal sehingga kedepan SDN Sapugara menjadi sekolah contoh pengembanga UKS di wilayah kecamatan Brang Rea. Ungkapnya.
Kepala TK Mulya Taliwang, Dra.Hj.Mulyatini mengatakan, untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dilingkungan sekolah dilaksanakan melalui program ALISA KSB (Anak Peduli Sampah Kuras Sampai Habis) agar tercipta generasi emas yang berkarakter dan berbudi luhur.
Setelah peninjauan dan penilaian di TK Mulya Taliwang dilanjutkan dengan mengecek dan penilaian di SMPN 1 Taliwang. Pada acara penerimaan Kepala Sekolah SMPN 1 Taliwang. Khusnarti, S.Pd. mengatakan untuk meningkatkan kesadaran tentang perilaku hidup sehat dilingkungan sekolah dilaksanakan melalui Program Gesit OK Prestasi Yes, Gesit yakni gerakan bersih terpadu. Lebih jelas diungkapkan, kami berkomitmen kantin sekolah tidak lagi menjual air minum kemasan gelasan dan penjualan nasi dengan menggunakan bungkus plastik, dalam rangka mendukung program Zero Waste.
Pada hari kedua, Tim Penilai meninjau SDN Sapugara, dilanjutkan dengan peninjauan dan penilaian ke SMA 1 Jereweh. Pada acara rangkaian penerimaan di SDN Sapugara, Tim Penilai diterima oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah beserta guru pada dan murid sekolah, hadir pula Camat Brang Rea, Kepala Puskesmas Brang Rea dan Kepala Desa Sapugara Bre. Pada kesempatan tersebut Kepala SDN Sapugara, Jawariah, S.Pd.SD. menyatakan siap menerima semua saran dan masukan yang disampaikan oleh Tim Penilai. Karena saran-saran tersebut bagi kami merupakan tantangan dan menjadi pemicu untuk terus dibenahi sehingga bisa menjadi prestasi. Selasa (06/08)
Sementara itu Kepala SMA 1 Jereweh, Agus Futrahadi, S.Pd. menyatakan, apabila terdapat catatan yang menjadi kekurangan sekolah kami, itu semua akan menjadi bahan perbaikan bagi kami untuk terus berbenah dan apa yang diharapkan ternyata tidak sesuai dengan harapan, paling tidak mendekati harapan.
Disampaikan Plh. Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda KSB, Burhanudin, S.Pd. kami berharap bisa masuk nominasi di tingkat provinsi untuk semua tingkat pendidikan. Semoga Tim Penilai bisa obyektif dalam menilai dan tidak ada rekayasa sesuai dengan dilapangan.
Untuk optimalnya pelaksanaan program TRIAS UKS/M pada setiap satuan pendidikan, maka perlu ditingkatkan koordinasi diantara Tim Pembina UKS/M Provinsi dengan TPKS/M Kabupaten/Kota. Dengan optimalnya koordinasi tersebut maka tujuan program UKS/M akan dapat terwujud secara nyata disetiap satuan pendidikan. Terutama dalam upaya menanamkan karakter hidup bersih dan sehat kepada masyarakat sekolah, khususnya peserta didik.