Tiga satuan pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Sumbawa, yakni TK Negeri Pembina, SDN 1 Mapin Kebak dan MTs Negeri 2 Sumbawa mewakili Kab.Sumbawa dalam Lomba Sekolah/Madrasah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Tahun 2019. Tim Penilai LSS Tingkat Provinsi terdiri dari unsur Biro Kesra Setda Prov.NTB, Bappeda Prov.NTB, Dikbud Prov.NTB, Dinas Kesehatan Prov.NTB dan Kanwil Kementerian Agama Prov.NTB telah melakukan observasi untuk penilaian dimasing-masing sekolah/madrasah yang bersangkutan.
Peninjauan dan penilaian dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Tim Penilai, untuk hari pertama peninjauan dan penilaian dilaksanakan di SDN 1 Mapin Kebak, dilanjutkan dengan peninjauan dan penilaian TK Negeri Pembina Plampang dan MTs Negeri 2 Sumbawa di Kec. Empang pada hari kedua. Peninjauan lapangan dimaksudkan untuk mengecek kesesuaian dokumen yang telah dikirim sebelumya dengan fakta yang ada di lapangan. Jika terdapat komponen penilaian yang belum lengkap, Tim Penilai akan memberikan saran kepada pihak sekolah untuk ditindaklanjuti.
Pada rangkaian acara penerimaan di SDN 1 Mapin Kebak. Tim Penilai diterima oleh kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, camat Alas Barat, unsur Polri dan TNI, Tim Pembina UKS/M Kabupaten dan Kecamatan Alas Barat, hadir pula anggota DPRD Kab.Sumbawa. Rabu (07/08).
Camat Alas Barat, H.Junaidi selaku TP UKS/M Kecamatan mengungkapkan jika SD Negeri 1 Mapin Kebak bisa mengikuti Lomba Sekolah/Madrasah Sehat, kenapa tidak bagi sekolah-sekolah lain yang ada di 16 desa diwilayah Kecamatan Alas Barat. Sedangkan anggota DPRD Kab.Sumbawa Barat, Ismail Mustaram, SH. mengatakan apa yang menjadi kekurangan dan kebutuhan dari SD Negeri 1 Mapin Kebak, baik sarana maupun fisik lainnya kami siap memberikan dukungan untuk memajukan sekolah.
Hari kedua, Tim Penilai meninjau TK Negeri Pembina, dilanjutkan dengan peninjauan dan penilaian ke MTs. Negeri 2 Sumbawa. Pada acara rangkaian penerimaan di TK Negeri Pembina, Tim Penilai diterima oleh Camat Pelampang selaku TP UKS/M Kecamatan, kepala sekolah, komite sekolah, wali murid, kepala desa Muer, serta Tim Pembina UKS/M Kabupaten. Pada kesempatan tersebut Camat Plampang, Abdul Haris, S.Sos. mengungkapkan dengan adanya Usaha Kesehatan Sekolah diharapkan para orang tua/wali murid bisa menerapkan hidup bersih dan sehat, bagi peserta didik penerapan hidup bersih dan sehat tidak hanya dilingkungan sekolah tapi juga bisa diterapkan dilingkungan masyarakat. Kamis (08/08)
Setelah penilaian di TK Negeri Pembina, dilanjutkan ke MTs.Negeri 2 Sumbawa di Kecamatan Empang, Tim Penilai diterima Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, Camat Empang, kepala sekolah, Tim Penggerak PKK Kab.Sumbawa, Kepala Kepolisian dan Koramil Empang serta Tim Pembina UKS/M Kabupaten dan Kecamatan Empang.
Pada sekempatan tersebut kepala madrasah MTs. Negeri 2 Sumbawa, menyampaikan komitmennya menjadikan MTs.N 2 Sumbawa menjadi sekolah sehat dengan menerapkan: pendidikan kesehatan, penataan taman dan lingkungan, pengelolaan sampah melalui bank sampah, kantin sehat, pelayanan kesehatan dan pembinaan kesehatan bekerjasama dengan Puskesmas Empang.
Program unggulan yang diterapkan di MTs.N 2 Sumbawa, yakni Germa Sabuh (gerakan gemar makan sayur dan buah) untuk dijadikan kebiasaan mengkonsumsi sayur dan buah agar warga sekolah berperilaku hidup sehat. Ngaji Lima Menit, gerakan mengaji dan lancar baca Al-qur’an setiap hari sebelum jam pelajaran dimulai. One Day Eight Glass, pembiasaan minum air putih delapan gelas sehari selama di madrasah.
Disampaikan camat Empang, Sirojudin, SH. harapan besar kami bisa membangkitkan Kec.Empang dalam mengikuti Lomba Sekolah/Madrasah Sehat dan ucapan terima kasih atas seluruh dukungan semua stakeholder dan tim pembina UKS/M sehingga acara penilaian lomba sekolah/madrasah sehat tingkat provinsi dapat terselenggara dengan baik.
Sementara itu Kakanwil Kementerian Agama Kab.Sumbawa, H.Ahmad Taufik, S.Ag,MM. menyatakan dengan satu harapan melalui lomba sekolah/madrasah sehat bukan hanya untuk menjadi juara tapi yang terpenting adalah nilai ibadahnya atas apa yang kita lakukan hari ini. Mudah-mudahan MTs.N 2 Sumbawa bisa menjadi juara, dan bisa mewakili Kab.Sumbawa ke tingkat Nasional.
Ketua Tim Penilai, Athar,S.IP menjelaskankan yang jauh lebih penting dari lomba sekolah/madrasah sehat adalah bagaimana kita menanamkan pola hidup bersih dan sehat kepada anak-anak kita melalui kegiatan usaha kesehatan sekolah/madrasah (UKS/M) sehingga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.