Mataram, 21 Februari 2025 – Kegiatan Imtaq (Iman dan Taqwa) rutin bagi ASN dan Non-ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTB yang berlangsung di Gedung Graha Bakti Praja telah berjalan dengan baik dan lancar. Acara ini menghadirkan DR. TGH. Abdul Azis Sukarnawadi, MA., sebagai narasumber utama yang membahas topik kajian yang sangat relevan, yaitu tafsir QS Al-A’raf: 172-174.
Dalam kajiannya, DR. TGH. Abdul Azis menjelaskan tentang persaksian Allah yang mengeluarkan keturunan Bani Adam dari sulbi mereka untuk mengakui bahwa Allah adalah Tuhan mereka. Pesan utama dari tafsir ini adalah mengenai fitrah ketauhidan yang ada dalam diri setiap manusia, yang merupakan bagian dari ciptaan Allah yang suci.
Beliau juga mengutip sabda Rasulullah s.a.w., “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), dan kedua orang tuanyalah yang menjadikannya seorang Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” Ini menunjukkan bahwa manusia dilahirkan dengan fitrah yang cenderung kepada agama yang hak, dan bahwa perubahan pada fitrah ini dapat terjadi karena pengaruh lingkungan atau ajaran yang menyimpang.
Lebih lanjut, DR. TGH. Abdul Azis mengingatkan bahwa di Hari Kiamat, setiap individu tidak bisa menyalahkan orang tua atau nenek moyangnya jika mereka telah menyimpang dari ajaran tauhid. “Fitrah manusia menyokong bahwa apa yang dilakukan oleh nenek moyang mereka yang sesat adalah batil,” ujarnya.
Melalui penjelasan ini, diharapkan peserta kegiatan dapat kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai ketauhidan yang telah ditanamkan dalam fitrah mereka sejak lahir, serta selalu menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

