MATARAM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Hidayatullah Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat komitmen kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam pembangunan umat melalui sektor pendidikan dan dakwah.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPW Hidayatullah NTB, Ustaz L. Mabrul, M.Pd.I., saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB di Pondok Pesantren Hidayatullah Mataram, Senin (20/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Ustaz Mabrul mengungkapkan bahwa Hidayatullah telah tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB dengan 13 amal usaha berupa pondok pesantren. Saat ini, sebanyak 700 hingga 800 santri menempuh pendidikan mulai dari jenjang SD, MTs hingga Madrasah Aliyah.
“Fokus utama kami adalah pendidikan dan dakwah. Pembinaan umat tidak bisa dilakukan sendiri, perlu kolaborasi erat dengan pemerintah,” ujarnya.
Selain pendidikan formal, Hidayatullah juga aktif membina masyarakat melalui Rumah Qur’an dan Majelis Qur’an. Pada kesempatan tersebut, pihaknya turut menyampaikan kebutuhan akan kantor sekretariat yang lebih representatif di tengah kota guna mendukung koordinasi serta pelayanan publik, termasuk pengurusan sertifikasi halal.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Kesra Setda NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Gubernur NTB, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hidayatullah selama 16 tahun di NTB dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan.
“Gubernur berpesan agar silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat. Kontribusi Hidayatullah sangat besar dalam membantu menyukseskan program pemerintah,” ungkapnya.
Terkait aspirasi fasilitas sekretariat, Biro Kesra menyarankan agar DPW Hidayatullah NTB segera mengajukan surat resmi kepada Gubernur. Pemerintah, lanjutnya, membuka peluang pemanfaatan aset daerah yang belum dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas organisasi keagamaan.
Sebagai langkah konkret sinergi ke depan, Biro Kesra juga mengajak Hidayatullah NTB untuk terlibat aktif dalam agenda keagamaan tingkat provinsi, termasuk pelibatan dai sebagai imam dan khatib pada pelaksanaan Hari Raya Idulfitri dan Iduladha.
Turut mendampingi Kepala Biro Kesra dalam kunjungan tersebut, Tim Kerja Pendidikan Bagian Pelayanan Dasar, Dr. Muh. Jalaludin, M.Pd., serta Kasubbag Tata Usaha, Solihin, S.H.
