Mataram, 4 Desember 2024 – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dibuka secara resmi di Hotel Lombok Raya. Kegiatan yang berlangsung dari 4 hingga 6 Desember 2024 ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Pj. Gubernur NTB yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd.
Dalam sambutannya, H. Sahnan menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Daerah, Baznas NTB, Baznas Kabupaten/Kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan pihak terkait lainnya dalam menjalankan program zakat yang lebih terkoordinasi dan efektif. "Baznas harus membangun sinergitas yang lebih padu untuk mewujudkan program zakat yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di NTB," ungkapnya.
Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan zakat berbasis teknologi informasi (TI). Dengan pemanfaatan TI, Baznas diharapkan dapat mengoptimalkan sistem penghimpunan, pendistribusian, dan pengawasan zakat secara lebih transparan dan efisien.
Selain itu, Pj. Gubernur NTB juga menyoroti pentingnya pembinaan mustahik (penerima zakat) agar dapat bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat), serta meningkatkan kualitas pelayanan dalam proses distribusi zakat yang sesuai dengan ketentuan syariat (asnaf).
Salah satu target yang ingin dicapai adalah peningkatan jumlah penghimpunan zakat pada tahun 2024 yang ditargetkan mencapai Rp43 miliar, dengan harapan dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di provinsi ini.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi, Prof. DR. Ir. H. Nadratuzzaman, MS, M.Sc., Ketua Baznas NTB, DR. TGH. M. Said Gazali, M.Pd., serta seluruh unsur pimpinan Baznas dari provinsi hingga kabupaten/kota, pimpinan LAZ, dan sejumlah undangan lainnya.
Semoga kegiatan Rakorda ini dapat menjadi langkah maju dalam upaya Baznas NTB menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat.