Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat selaku Ketua Harian Tim Pembinaan UKS/M Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si., memberikan arahan kepada rombongan Tim TP UKS/M KSB yang berjumlah 30 orang dari berbagai unsur pembina dan pengurus program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Mereka melakukan kunjungan ke Tim Pembinaan UKS/M Provinsi NTB untuk menimba ilmu dan pengalaman guna meningkatkan kualitas pelaksanaan UKS/M KSB pada hari Kamis, 14 November 2024 yang bertempat di Ruang Rapat Melati Setda Provinsi NTB.
Rombongan yang terdiri dari perwakilan Kementrian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), serta bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) KSB, disambut hangat oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Fathurrahman, M. Si., dan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi NTB, selaku Sekretaris Tim Pembinaan UKS/M Provinsi NTB, Drs. H. Sahnan, M. Pd.
Drs. Mulyadi, M.Si, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) KSB sekaligus ketua rombongan menyatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk memberi motivasi serta menggali informasi mengenai implementasi dan pengelolaan UKS/M yang lebih efektif. Menurut Mulyadi, meskipun KSB sudah memiliki program UKS/M yang berjalan, namun ia mengakui bahwa capaian tersebut masih tertinggal dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di luar daerah tersebut.
"Kami datang ke Setda Provinsi untuk memperluas wawasan dan menggali pengalaman yang dapat diterapkan di KSB agar program UKS/M lebih maksimal," ujarnya.
Kunjungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pendanaan program UKS/M, dengan harapan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran APBD dalam mendukung pembinaan UKS/M, termasuk bagaimana melibatkan sektor lintas sektor dalam mendukung program UKS/M di KSB.
Pada kesempatan yang sama, Asisten 1 yang mewakili Sekda Provinsi, menyampaikan bahwa pembinaan UKS/M harus didukung oleh semua pihak, termasuk lembaga pemerintah dan sektor swasta, guna menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman.
"UKS/M bukan hanya sekadar nama, tetapi harus memiliki dampak yang nyata. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk memperhatikan anggaran dan peran sektor lain dalam pengelolaannya," ujar Asisten 1.
Drs. H. Fathurrahman, M. Si., juga mengapresiasi langkah Pemkab KSB yang semakin semangat dalam mengembangkan UKS/M.
"Pembinaan UKS/M sudah lama dicanangkan oleh pemerintah pusat, namun implementasinya masih membutuhkan perhatian lebih. Kami berharap KSB dapat menjadi salah satu daerah yang menjadi contoh dalam mengelola UKS/M secara optimal," katanya.
Dalam kunjungan ini, rombongan juga akan mengunjungi MTs 3 Mataram untuk mempelajari penerapan UKS/M di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Mataram. Diharapkan, pengalaman yang didapatkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas program UKS/M di KSB.
Rombongan Pemkab KSB juga mengungkapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak provinsi dan berharap kerjasama ini dapat terus terjalin untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di sekolah-sekolah, khususnya di KSB.
Semoga hasil kunjungan ini menjadi langkah positif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan mendukung pembentukan generasi muda yang cerdas dan sehat. Barakallah.