Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhammad Iqbal, mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit representatif di Pulau Sumbawa, dari ujung barat hingga ujung timur, guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat Sumbawa. Pernyataan ini disampaikan kepada jamaah Salat Subuh di Masjid Baitul Hamid, Kota Bima, pada Sabtu (22/3).
“Alhamdulillah saya sudah bertemu dengan Menteri Kesehatan sekitar bulan Desember kemarin sebelum saya dilantik. Insyaa Allah, rumah sakit di Kota Bima akan dinaikkan kelasnya dari tipe D ke tipe C,” ujar Gubernur Iqbal. Dengan rencana ini, masyarakat Sumbawa tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Pulau Lombok untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak.
Selain itu, Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk mempererat koordinasi antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Melalui komunikasi intensif dengan Pemerintah Kota Bima, Gubernur optimistis bahwa berbagai persoalan di Bima dapat diselesaikan bersama. Ia menyebutkan bahwa komunikasi melalui telepon, WhatsApp, dan diskusi langsung menjadi kunci dalam menyelesaikan masalah di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga mengajak masyarakat Kota Bima untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ia mendorong gerakan menanam pohon sebagai langkah untuk memperbaiki kerusakan hutan yang menyebabkan banjir di hampir seluruh wilayah NTB. "Kedepan mari kita tanam pohon di lingkungan sekitar untuk menyelamatkan generasi, generasi kita akan terselamatkan dari apa yang kita lakukan saat ini," ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah yang baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk memulai dengan hal-hal kecil, seperti memperbaiki manajemen pengelolaan sampah, yang memiliki dampak besar terhadap berbagai masalah lingkungan, terutama kesehatan.
Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal meminta pengurus masjid dan pondok pesantren di Kota Bima untuk turut serta membangun ekonomi umat dengan membentuk Koperasi Masjid dan Koperasi Pondok Pesantren. Langkah ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang mencanangkan pembangunan 56 ribu koperasi di Indonesia.
Dengan berbagai langkah ini, Gubernur NTB berharap dapat menciptakan NTB yang lebih maju, sehat, dan sejahtera untuk seluruh masyarakat.
