Mataram, Rabu, 16 Juli 2025 – Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Kesehatan, M. Samsul Bahri, S. Sos., mewakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB dalam kegiatan Workshop Advokasi Penguatan Imunisasi Rutin, Pemberian Vaksin Baru dan Vaksinasi Kejar di PAUD yang berlangsung di Provinsi NTB. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan mendapat dukungan penuh dari IAKMI Pengda NTB serta UNICEF Kantor Perwakilan NTT/NTB.
Workshop dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekda Provinsi NTB, Lalu Mohammad Faozal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UNICEF melalui IAKMI atas dukungan dalam memperkuat program imunisasi anak di NTB.
“Imunisasi bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul di masa depan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya data yang lengkap dan berkualitas dalam pelaksanaan imunisasi. “Kita harus pastikan siapa kelompok sasarannya, berapa jumlahnya, dan kapan dikunjungi. Setelah itu, identifikasi siapa yang akan terlibat. Ini adalah kerja kolaboratif, dan posyandu harus menjadi ujung tombak pelaksanaan imunisasi,” ujarnya.
Kegiatan workshop ini dihadiri oleh peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bappeda, Tim Penggerak PKK, Biro Kesra, DPMPD dan Dukcapil, Biro Hukum, Dinas Kominfotik, DP2APKB, Satpol PP, serta organisasi profesi.
Sementara itu, peserta dari kabupaten/kota se-NTB terdiri atas Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota.
Dalam workshop ini, juga disampaikan berbagai paparan dari narasumber, yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, dan perwakilan dari UNICEF.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan cakupan dan kualitas imunisasi di NTB demi mewujudkan generasi sehat dan tangguh di masa depan.
